Neuroscience of Mental Health

Reset Your Mind.

Take Back Your Life.

Ngerasa stuck, burnout, atau hidup lo berasa muter di situ-situ aja?

Itu bukan salah lo. Itu kerjaan otak lo.

Di course ini, lo akan belajar gimana cara kerja otak lo sebenernya—dan gimana lo bisa ngelola otak lo supaya lebih fokus, lebih tahan stres, dan lebih percaya diri ngambil keputusan hidup & karier.

By the end of this course, lo akan merasa lebih tenang, mikir lebih jernih, dan punya kontrol lebih atas hidup lo sendiri. Jadi di course ini lo ngga cuma dapet teori.

Testimoni

Ini buat lo yang...

  • Lagi ngerasa stuck di karier atau hidup

  • Fresh grads & mid-career professionals yang mau upgrade cara mikir

  • Mau punya hidup yang impactful tanpa burnout

  • Siapa pun yang pengen ngelola otaknya, bukan dikontrol sama otaknya

Kalau otak lo lagi kebanyakan beban, biasanya lo akan:

  • Gampang capek, walau kerja belum banyak

  • Overthinking tiap malam

  • Sulit ngambil keputusan

  • Ngerasa hidup orang lain lebih keren dari lo

Neuroscience yang aplikatif

  • Teknik yang terbukti secara neuroscience dan psikologi

  • Fokus ke perubahan nyata, bukan teori kosong

  • Langsung bisa dipraktikkan di hidup sehari-hari

Dengan ngerti cara kerja otak sendiri, lo bisa keluar dari siklus stres → overthinking → stuck tanpa harus nunggu hidup lo berubah dulu.

✨ Ada ilmunya, ada caranya, dan hasilnya:

lo bisa ngerasa lebih jernih, lebih tenang, dan lebih berani jalanin hidup.

Semua materi di course ini berbasis riset neuroscience dan psikologi.


Bukan sekadar motivasi, tapi pendekatan otak yang real dan aplikatif buat hidup lo.

Trisa Triandesa

Hi, gue Trisa.
Gue 40 tahun, lahir dan besar di Indonesia, sekarang tinggal di Inggris.

Di 2021, gue didiagnosis Mixed Anxiety and Depression Disorder.


Buat gue, itu bukan sekadar label. Itu pengalaman nyata: stuck di kepala sendiri, capek batin, dan ngerasa kayak hidup jalan terus tapi gue ketinggalan.

Gue selalu tahu ada sesuatu yang "ganjil" dari dalam diri gue.
Perasaan itu akhirnya mendorong gue belajar lebih dalam tentang neuroscience—bukan buat keren-kerenan, tapi buat nyelamatin diri sendiri.

Dan makin gue belajar, makin gue sadar: banyak banget riset dan temuan neuroscience penting yang orang awam bahkan nggak pernah dengar.

Sama kayak dulu gue—yang sempat "termakan" mitos soal otak dan mental health.

Makanya sekarang, dengan latar belakang S1 Psikologi dan MSc Cognitive Neuroscience & neurospychology, misi gue jelas: gue pengen jadi orang yang dulu gue butuhin—orang yang bisa lo andelin buat kasih penjelasan ilmiah yang rasional, relatable, dan ngebantu, walau bukan di setting klinis.

Kalau lo lagi ngerasa kayak jalan di kabut tebal, lo nggak sendirian.
Ada ilmu yang bisa bantu lo lihat lebih jelas. Ada jalan buat keluar dari rasa stuck itu. Dan lo bisa mulai dari otak lo sendiri.

Perubahan kecil itu dimulai dari satu hal: ngerti cara kerja otak lo.

Apa yang Lo Dapetin di Course Ini

Modul 1: The Science of Stress & Resilience

Kita bakal bahas gimana otak lo bereaksi terhadap stres, dan kenapa kita jadi gampang meledak, freeze, atau burnout.

Modul 3: Practical Daily Coping Toolkit

Teknik-teknik praktis buat ngatur emosi dan stres harian.

Modul 2: Brain Adaptation & Growth

Kita bahas neuroplasticity—alias kemampuan otak lo buat berubah.

Modul 4: Sustainable Action Plan

Kita bantu lo bikin rencana sederhana tapi konsisten.

Basic Plan

Rp350.000

  • 4 modul terstruktur & berbasis neuroscience

  • 50+ video pendek yang engaging

  • 50+ worksheet reflektif & praktis (practical tools berbasis neuroscience)

  • Update konten seumur hidup

  • Lifetime access

Premium Plan

Rp750.000

  • 4 modul terstruktur & berbasis neuroscience

  • 50+ video pendek yang engaging

  • 50+ worksheet reflektif & praktis (practical tools berbasis neuroscience)

  • Update konten seumur hidup

  • Lifetime access

  • Akses webinar eksklusif (2 bulan sekali)

  • Akses komunitas online aktif

Setara dengan 👇

☕ Beberapa kali ngopi fancy di coffee shop hits

✈️ Lebih murah dari tiket healing trip

🧴 1x skincare bundle favorit

🎟️ 1 tiket konser early bird festival musik

‼️ DISCLAIMER ‼️

Course ini dirancang sebagai panduan edukatif berbasis neuroscience dan psikologi praktis.


Gue berharap kontennya bisa bantu lo lebih ngerti diri sendiri dan bikin hidup terasa lebih jernih.

Tapi...

Course ini BUKAN pengganti bantuan tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau konselor klinis.

Kalau lo sedang mengalami gejala kesehatan mental yang berat atau butuh penanganan klinis, gue sangat menyarankan untuk konsultasi langsung ke profesional berlisensi.

✨ Gue percaya pendekatan edukatif & klinis bisa saling melengkapi. Dan mengambil langkah untuk ngerti otak lo = bentuk self-care yang valid.


FAQ

Course ini cocok buat siapa aja?

Course ini buat lo yang:
✔️ Lagi ngerasa stuck di hidup atau karier
✔️ Sering overthinking dan susah ngatur stres
✔️ Pengen belajar cara kerja otak lo dengan simpel, aplikatif, dan berbasis science

Harus punya background psikologi atau neuroscience?

Nggak perlu sama sekali! Justru gue tujuannya menjembatani hasil temuan riset di bidang neuroscience untuk awam.


Semua materi dirancang bahasa manusia biasa, bukan bahasa jurnal ilmiah.
Gue jelasin konsep neuroscience-nya dengan analogi dan contoh nyata yang gampang dipahami, bahkan buat yang baru pertama kali dengar istilahnya.

Apa format coursenya? Bisa diakses dari mana?

Course ini 100% online. Formatnya:
🎥 Video pendek (rata-rata 10 menit)
📝 Worksheet refleksi & latihan praktis

Bisa diakses dari:

  • Laptop

  • HP

  • Tablet

Selama ada internet, lo bisa belajar kapan aja, di mana aja.

Kapan course ini mulai?

Akses course akan langsung dikirim begitu lo daftar dan bayar.
Bisa mulai belajar kapan aja sesuai ritme lo. No pressure.

Berapa lama waktu yang dibutuhin buat selesain course ini?

Kalau mau cepat, bisa selesai dalam 2–3 minggu.
Tapi course ini dirancang self-paced—yang penting bukan buru-buru, tapi benar-benar ngeresep ke otak lo ✨

Saran gue sih

1. Maksimal 1 video 1 hari.
Perubahan otak butuh waktu.
Kalau lo nonton semua dalam semalam, yang dapet cuma pusing—bukan clarity.
Saran gue: ambil 2–3 video per minggu, kasih jeda buat otak lo nyerna.

2. Nikmatin prosesnya.

Lo gak lagi UTS, dan ini bukan lomba cepat-cepatan.
Kalau lo butuh berhenti dulu sebelum lanjut, itu valid.

Your brain grows better when you’re kind to yourself.

3. Do the worksheet.

Jangan cuma nonton → tulis.
Refleksi itu kayak jendela: lo bisa ngeliat ke dalam dan bikin koneksi yang tadinya gak keliatan.
Dan itu yang bantu perubahan bertahan lama.

Ada akses seumur hidup beneran?

Yes, akses seumur hidup beneran.
Lo bisa balik lagi nonton ulang videonya kapan aja, bahkan setelah course update atau ada materi tambahan. Gratis.

Ada jaminan uang kembali (refund)?

Ada, tapi dengan syarat:
Kalau dalam 7 hari setelah daftar lo ngerasa course ini totally nggak ngebantu, lo bisa email ke gue buat minta refund penuh.

Kenapa 7 hari? Karena gue yakin bahkan dalam satu minggu, lo udah bisa ngerasain impact kecil dari materi di dalamnya.

Webinar eksklusifnya kayak gimana?

Webinar ini buat peserta course aja.
Topiknya beragam: update neuroscience terbaru, sesi Q&A, atau diskusi kasus nyata.
Formatnya santai tapi berbobot—bisa langsung nanya ke gue.

Komunitas online-nya gimana?

Komunitasnya berbentuk grup online eksklusif.


Tujuannya buat support system:

  • Sharing pengalaman

  • Diskusi topik-topik lanjut

  • Saling semangatin progress masing-masing

Safe space. No judgement. No toxic positivity.

Materinya bakal terus diupdate?

Yes!
Karena neuroscience terus berkembang, gue komitmen untuk terus update materi, tambah worksheet baru, dan update teknik-teknik praktis terbaru berdasarkan riset.


Semua update otomatis lo dapetin gratis, tanpa perlu beli ulang.

Privacy policy | Legal | Terms and conditions